Pembagian Daging Qurban di Pesantren Al Quran Nur Medina Tak Pakai Plastik

Lindungi.com – Untuk mengurangi sampah plastik, Pesantren al-Qur’an Nur Medina, Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan menggunakan wadah dari bambu (besek) saat melakukan pembagian daging hewan kurban. Sekitar 1000-an lebih daging dibagikan kepada warga sekitar Pondok Cabe.

Pada tahun ini, sebanyak 56 kambing dan 9 sapi disembelih di Pesantren al-Qur’an Nur Medina. Hewan-hewan tersebut merupakan sumbangan dari beberapa jamaah dan sebagian para donatur pesantren. Selain itu secara pribadi pengasuh pesantren juga turuterkurban seekor sapi pada hari raya Idul Adha kali ini.

Penggunaan besek sebagai alternatif wadah daging yang akan disalurkan pada tahun ini merupakan yang pertama kalinya. Pihak pesantren menyadari pentingnya menjaga lingkungan dengan melakukan pengurangan terhadap plastik.

Pembagian Daging Qurban di Pesantren Al Quran Nur Medina

“Jika tiap tahun kita menyalurkan daging kurban sebanyak itu, berapa jumlah plastik yang nantinya digunakan? Pasti sangat banyak, dan itu pasti bakalan mencemari lingkungan, oleh karena itu pada kurban tahun ini kami menggunakan besek sebagai upaya dalam mengurangi sampah plastik,” ujar Malik, selaku Wakil Ketua Panitia Kurban saat diwawancarai oleh Lindungi.com, Minggu (11/08).

Besek merupakan pembungkus yang ramah lingkungan. Supaya tidak bocor saat pembagian, Pesantren al-Qur’an Nur Medina juga memberikan alas daun pisang pada besek-besek tersebut.

“Sangat ramah lingkungan ya. Kita memang sebisa mungkin mengupayakan agar tidak terlalu banyak menggunkan sampah plastik, sebab lingkungan kita sudah miris jika diperhatikan,” tambahnya.

Lindungi.com/Nuri Farikhatin